Pedoman Menulis Referensi Menggunakan Oxford Style

Pedoman Menulis Referensi Menggunakan Oxford Style – Referensi adalah bagian dalam sebuah tulisan yang berfungsi sebagai tempat untuk menuliskan semua sumber rujukan berupa buku, jurnal, artikel, website, dan lain sebagainya, yang digunakan dalam sebuah tulisan tertentu. Namun, tahukan teman – teman bahwa menulis referensi ada banyak style yang dapat digunakan? Kali ini kita akan membahas tentang pedoman menulis referensi menggunakan Oxford Style.

 

  1. Menulis referensi dari buku dengan satu penulis

Pedoman:

Nama belakang penulis, nama depan penulis. Judul buku. Edisi buku (jika terdapat edisi). Kota penerbit: nama penerbit, tahun terbit.

 

Contoh:

Bryman, Alan. Social research methods. 3rd ed. Oxford: Oxford University Press, 2008.

 

  1. Menulis referensi dari bab / halaman sebuah buku

Pedoman:

Nama keluarga / nama belakang penulis, nama depan penulis. Judul bab. Dalam judul buku, nama depan dan nama belakang editor (ed. / eds.). edisi (jika ada), nomor halaman bab. Kota penerbit: nama penerbit, tahun terbit.

 

Contoh:

Ellet, Elixabeth F.L. By rail and stage to Galena. In Prairie state: impressions of Illinois, 167301967, by travelers and other observers, Paul M. Angle (ed.), 271-279. Chicago: University of Chicago Press, 1968.

 

  1. Menulis referensi dari buku dengan nama editor

Pedoman:

Nama belakang penulis 1, nama depan penulis 1., Nama belakang penulis 2, nama depan penulis 2., Nama editor (eds.). Judul buku. Edisi buku (jika terdapat edisi). Kota penerbit: nama penerbit, tahun terbit.

Baca Juga:  5 Cara Membuat Lemon Tea dalam Bahasa Inggris

 

Contoh:

Allen, Jefffner and Young, Iris Marion (eds.). The thinking muse: feminism and modern French philosophy. Bloomington: Indiana University Press, 1989.

 

  1. Menulis referensi dari buku dengan dua atau lebih penulis

Pedoman:

Nama belakang penulis 1, nama depan penulis 1., Nama belakang penulis 2, nama depan penulis 2., Nama belakang penulis 3, nama depan penulis 3 (dst). Judul buku. Edisi buku (jika terdapat edisi). Kota penerbit: nama penerbit, tahun terbit.

 

Contoh:

Modigliani, Franco and Jones, Frank J. Foundations of financial markets and instititions. 4th ed. Boston: Prentice Hall, 2010.

 

  1. Menulis referensi dari E-books

Pedoman:

Nama belakang penulis 1, nama depan penulis 1., Nama belakang penulis 2, nama depan penulis 2 (dst). Judul buku. Edisi buku (jika terdapat edisi). Kota penerbit: nama penerbit, tahun terbit. E-book.

 

Contoh:

Bowen, Natasha K. & Guo, Shenyang. Structural equation modeling. New York: Oxford University Press, 2012. E-book.

 

Jika tanggal copyright dari buku tersebut sudah kadaluarsa, perlu dicantumkan alamat website dan juga tanggal mengaksesnya.

 

Contoh:

Strindberg, August. Three plays: countess Julie; the Outlaw; the Stronger. Boston: International pocket library, 1912. http://books.google.se/ (Accessed / Diakses pada 2017-04-28).

 

Atau

 

Smith, Daniel. Memory of a tree festival. Hamburg: Sommer Publishing, 1902. http://www.treesandplantsmemoriesinsummer (Accessed / Diakses pada 2017-04-28).

Baca Juga:  3 Contoh Puisi Bahasa Inggris Tentang Ayah & Artinya

 

  1. Menulis referensi dari artikel koran

Pedoman:

Nama belakang penulis, nama depan penulis. Judul artikel. Nama koran / majalah. Tanggal artikel.

 

Contoh:

Jowit, Juliette. Corporate lobbying is blocking food reforms. Guardians. 10-09-22.

 

  1. Menulis referensi dari artikel koran di internet

Pedoman:

Nama belakang penulis, nama depan penulis. Judul artikel. Nama koran / majalah. Tanggal artikel. Alamat website dimana artikel tersebut diakses. Tanggal akses artikel.

 

Contoh:

Jowit, Juliette. Corporate lobbying is blocking food reforms. Guardians. 10-09-22. http://www.guardian.co.uk/ (Accessed / Diakses pada 25-09-2010).

 

  1. Menulis referensi dari artikel jurnal

Pedoman:

Nama belakang / nama keluarga penulis, nama depan penulis. Judul artikel. Judul jurnal, volume dan issue (tahun terbit): halaman artikel dalam jurnal.

 

Contoh:

Graham, Elspeth and Boyle, Paul. Editorial introduction: (re)theorising population geography: mapping the unfamiliar. International Journal of Population Geography 7, no. 6 (2001): 389-394.

 

Oxford, R., & Shearin, J. (1994). Language learning motivation: Expanding the theoretical framework. The Modern Language Journal, 78(1), 12-28. Retrieved from http://www.jstor.org/stable/329249 doi:1 on November 2016.

 

  1. Menulis referensi dari ensiklopedia online

Pedoman:

Nama penulis artikel. Judul artikel. Nama ensiklopedia. Tahun terbit. Alamat URL lengkap (http://…). Tanggal akses artikel.

(Jika tidak ada nama penulisnya, cukup gunakan judul dari artikel di awal).

Baca Juga:  Had Better - Pengertian, Rumus, Penggunaan, & Contoh Soal

 

Contoh:

Creutzfeldt-Jakob disease. Encyclopedia Britannica. 2010. http://www.britannica.com/EBchecked/topic/142824/Creutzfeldt-Jakob-disease (Accessed / Diakses pada 30-10-2015).

 

  1. Menulis referensi dari Conference Proceedings

Conference proceedings adalah bahan presentasi yang ditampilkan dalam sebuah konferensi yang dipublikasikan dalam jurnal sebagai artikel jurnal.

 

Pedoman:

Nama tempat konferensi. Judul jurnal. Nama belakang penulis, nama depan editor, halaman artikel. Judul artikel, tahun. Nama kota, tahun.

 

Contoh:

Exley, B. (2005). Learner characteristics of ‘Asian’ EFL students: Exceptions to the ‘Norm’. In Young, J. (Ed.), Proceedings Pleasure Passion Provocation. Joint National Conference AATE & ALEA 2005, 1-16. Gold Coast, Australia.

 

  1. Menulis referensi dari disertasi (dissertations)

Pedoman:

Nama belakang penulis, nama depan penulis. Judul disertasi. Title of degree., Nama universitas, tahun dipublikasikan.

 

Contoh:

Eckerberg, Katarina. Environmental protection in Swedish foresty: a study of the implementation process. PhD diss., Umeå University, 1987.

 

  1. Menulis referensi dari berbagai macam ilustrasi (foto, figure, diagram, tabel, dll)

 

Contoh:

Hazel, Edward. Prague by day [Photography]. In Czech photography in the twenty-first century, S. Johnson (ed.), 32. Prague: Autumn Publishing, 2015.

 

Lennver, Anders. Night against procrastination [Photography]. 2012. http://www.ub.umu.se/nightagainstprocrastion/ (Accessed / Diakses pada 05-04-2016).

 

Demikianlah pedoman menulis referensi menggunakan Oxford Style. Semoga penjelasan singkat tersebut dapat bermanfaat bagi teman – teman dalam penulisan referensi. Terima kasih.

  • Add Your Comment