Bentuk-Bentuk Muka Bumi dan Kaitannya dengan Kehidupan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan

Bentuk-Bentuk Muka Bumi dan Kaitannya dengan Kehidupan Manusia, Hewan, dan Tumbuhan

Secara garis besar bentuk muka bumi di Indonesia terdiri atas daerah pegunungan, daratan, peraiaran, dan pantai. Bentuk bumi ini memiliki keterkaitan diantaranya berhubungan dengan kegiatan ekonomi penduduk di wilayah tersebut. Bentuk muka bumi juga dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi manusia. Selain dapat mempengaruhi aktivitas hidup manusia, bentuk muka bumi juga mempunyai keterkaitannya terhadap kelangsungan hidup hewan dan tumbuhan disekitar wilayah tersebut. Di masing-masing bentuk bumi ini terdapat perbedaan yang disebabkan oleh adanya pengaruh jenis tanah, perbedaan iklim, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan Sumber Daya Alam (SDM).

  • Bentuk Muka Bumi Daerah Pegunungan

Pegunungan adalah bagian dari daratan yang membentang dan membentuk seperti bukit-bukit berderet dengan ketinggian mencapai lebih dari 600 meter dpal. Daerah pegunungan memiliki peran yang sangat penting untuk melangsungkan kegiatan ekonomi penduduk. Selain itu juga memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara hewan satu dengan yang lainnya. Di daerah pegunungan juga dapat dijadikan tempat berlangsungnya kehidupan tumbuh-tumbuhan.

Daerah pegunungan tersebar di pulau-pulau besar dan kecil di Indonesia, sehingga kegiatan ekonomi dapat secara langsung terjadi. Adapun bentuk kegiatan tersebut meliputi, pemeliharaan kayu, penebangan pohon, pengumpulan hasil hutan (rotan dan damar). Di daerah tertentu berlangsung kegiatan pertambangan tembaga yang terdapat di daerah Tembagapura, Papua.

Secara keseluruhan penduduk yang berada disekitar daerah pegunungan akan memanfaatkan lahan yang sempit untuk bergerak dibidang pertanian. Lahan pertanian tersebut biasanya dikembangkan untuk menanam buah-buahan dan sayuran seperti kol, sawi, bayam, dan sebagainya.

  • Bentuk Muka Bumi Daerah Dataran Rendah

Di wilayah Indonesia banyak dijumpai daerah yang memiliki bentuk dataran rendah dan dataran tinggi. Di daerah Kalimantan dan Papua dataran rendah berupa rawa-rawa, sehingga dapat disimpulkan bahwa Indonesia merupakan daerah yang subur. Kegiatan ekonomi yang dapat berlangsung di dataran rendah diantaranya, perdagangan, pertambangan, pertanian, dan industri.

Berdasarkan topografi yang memiliki karakteristik rata-rata rendah, kawasan dataran rendah ini layak dimanfaatkan untuk pembangunan tempat pemukiman, industri, dan bentuk penggunaan lahan yang lainnya. Interaksi dan transportasi antar tempat tinggal di dataran rendah akan lebih mudah dijangkau jika dibandingkan dengan aktivitas yang terjadi di dataran tinggi. Di dataran rendah yang memiliki ketersediaan air melimpah digunakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam. Pada umumnya di dataran tinggi tidak semua jenis tumbuhan dapat berkembang dengan baik. Misal, sayur-sayuran, kopi, teh, karet, kelapa sawit, kina, dan coklat.

  • Bentuk Muka Bumi Daerah Pantai dan Perairan

Daerah pantai dan perairan memiliki jumlah ketersediaan air yang melimpah, sehingga dapat digunakan sebagai tempat tinggal hewan air. Dengan demikian kegiatan ekonomi yang sering terjadi di daerah pantai dan perairan ini adalah penangkapan ikan oleh nelayan sebagai mata pencarian penduduk setempat. Selain itu juga daerah ini dapat digunakan untuk pembangunan pelabuhan, tempat tinggal, dan tempat wisata. Dengan adanya daerah pantai dan perairan ini juga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan bakau untuk melangsungkan hidupnya.

Penangkapan ikan yang telah terjadi sudah sampai pada pemeliharaan ikan, yaitu dalam proses pertambakan ikan. Misal, pertambakan udang, ikan gurami, ikan bandeng, dan lain-lain.  Selain sebagai transaksi kegiatan ekonomi penangkapan ikan, daerah pantai juga dapat digunakan untuk memproduksi garam. Daerah pantai memiliki karakteristik tanah yang tidak subur, sehingga di daerah ini tidak dapat digunakan untuk pertanian sawah. Adapun pemanfaatan lahan disekitar pantai tersebut ialah digunakan sebagai media lahan perkebunan kelapa. Di samping itu juga kegiatan ekonomi lainnya yang dapat dilakukan yaitu budidaya rumput laut, mutiara, dan pengolahan sawah pasang surut.

  • Bentuk Muka Bumi Daerah Lipatan dan Patahan

Daerah lipatan dan patahan terbentuk dari adanya gerakan lempeng bumi. Dengan demikian daerah lipatan dan patahan dapat menghasilkan panorama yang cukup indah, sehingga berpotensial dapat dimanfaatkan untuk tempat wisata. Contoh, tempat wisata Tangkuban Perahu yang terdapat di Lembang, Bandung. Gerakan tektonik yang berasal dari dalam bumi dapat menimbulkan daerah yang disebut daerah antiklinal dan daerah sinklinal. Selain itu juga gerakan tektonik dapat memberikan kemudahan dalam proses pengeboran minyak bumi.

Daerah lipatan mempunyai potensi minyak bumi dengan takaran yang cukup tinggi dan biasanya dapat ditemukan sekitar muara sungai, cekungan yang terhambat oleh ambang laut, terumbu karang, dan danau-danau. Secara keseluruhan daerah ini dapat ditemukan disekitar tempat geosinklin. Terbentuknya daerah lipatan dan patahan ini dapat menyebabkan negara Indonesia memiliki sumber minyak bumi yang tinggi.

Dengan tersedianya minyak bumi yang tinggi, maka dapat membantu kegiatan ekonomi warga negara Indonesia dalam rangka pemenuhan kebutuhan minyak bumi negara. Peranan minyak bumi sangat besar dalam hal kegiatan industri maupun kegiatan ekonomi lainnya.

  • Bentuk Muka Bumi Daerah Dataran Tinggi

Kemajuan ekonomi yang terdapat di dataran tergantung terhadap sumber daya yang dimiliki oleh daerah tersebut. Secara keseluruhan dataran yang terdapat di wilayah Indonesia berpotensi dapat digunakan sebagai alternatif dalam menjalankan kegiatan ekonomi manusia. Dataran tinggi yang terdapat di negara Indonesia ini merupakan salah satu dataran tinggi yang subur. Hal ini dikarenakan pada dataran rendah terjadi proses endapan lumpur dari hasil pengikisan sungai. Contoh, dataran rendah yang dapat ditemukan di Pantai Timur Sumatera yang disebut dengan istilah alluvial. Proses pengendapan lumpur tersebut berlangsung sudah sejak lama, sehingga di daerah sekitar endapan dapat ditemukan mineral. Selain dapat digunakan sebagai lahan pertanian, dataran tinggi juga dapat digunakan untuk pemukiman, industri, perdagangan, dan lainnya.

http://www.habibullahurl.com/2016/02/dampak-bentuk-muka-bumi.html