Tips Menulis Cerpen Bagi Para Pemula

Tips Menulis Cerpen Bagi Para Pemula

Cerpen (cerita pendek) adalah sebuah cerita yang memiliki alur, karakter, dan bagian dari sebuah cerita pada umumnya. Cerpen juga terkadang disebut sebagai versi singkat dari sebuah novel. Jika novel biasanya memiliki masalah yang kompleks, cerpen memiliki konflik yang lebih sederhana dan alur cerita yang tidak terlalu rumit. Bagaimanakah menulis cerpen yang baik? Berikut ini adalah tips menulis cerpen bagi para pemula.

  • Alur

Setiap cerita pasti memiliki alur. Pastikan bahwa cerpen yang kamu tulis memiliki alur yang lengkap: pembukaan, pertengahan cerita, dan penutup. Pertengahan cerita mengandung klimaks dan pastikan bahwa pada bagian ini ditulis tidak terlalu panjang atau pun terlalu pendek agar para pembaca tidak dapat menebak bagaimanakah akhir cerita yang kamu tulis tersebut.

  • Struktur Cerita

Hal pertama yang harus diperhatikan saat menulis cerpen adalah struktur cerita. Pikirkan struktur seperti apa yang akan kamu gunakan dalam penulisan cerpenmu. Seringkali para penulis ketika akan menulis sebuah cerpen disarankan untuk menggunakan pengandaian seperti di bawah ini:

  • Posisikan seseorang berada di atas pohon
  • Lempari orang tersebut dengan batu
  • Buatlah orang tersebut turun dari pohon.

Jika kamu memikirkan tentang pengandaian tersebut secara lebih dalam, terdapat makna yang dapat membantumu agar dapat menulis cerpen dengan lebihbaik lagi.

Pengandaian pertama mengindikasikan sebagai sebuah keadaan yang harus dihadapi oleh tokoh utama dalam cerita pada bagian awal. Sedangkan pengandaian kedua, lempari dengan batu, berarti bahwa tokoh utama mengalami masalah dan perubahan keadaan. Si tokoh utama haruslah menyelesaikan masalah yang ia hadapi. Dalam cerpen, masalah yang dibebankan kepada tokoh utama tidaklah harus kompleks seperti dalam novel, cukup satu atau dua masalah saja. Contoh masalah yaitu seperti kesempatan yang hilang, identitas yang salah, kesalahpahaman, dan sebagainya.

Selanjutnya adalah pengandaian ketiga yang bermakna bahwa masalah yang dihadapi oleh tokoh utama cerita haruslah dicari titik terang / penyelesaiannya. Pengandaian ketiga ini mengindikasikan bagian akhir dari cerita dimana biasanya sang penulis menuliskan pesan yang ingin disampaikan, baik secara tersirat maupun tersurat. Beberapa contoh pesan dalam cerita yaitu kebaikan akan selalu mengalahkan kejahatan, kekuatan cinta pasti akan menemui jalan, persatuan akan membawa kekuatan, kejujuran adalah hal yang terbaik, dan sebagainya.

  • Tema Cerita

Setiap cerita pasti memiliki sebuah tema. Tema dianggap sebagai sebuab tali yang menghubungkan awal dan akhir sebuah cerita dimana sang penulis menggantungkan karakter, alur cerita, setting cerita, penokohan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saat sedang menulis cerpen, ingatlah bahwa semua aspek dalam cerita harus mengarah dan berkaitan dengan tema yang telah dipilih.

Ingatlah untuk tidak terlalu fokus kepada satu elemen / bagian saja pada saat menulis cerpen. Cerpen memiliki banyak bagian yang harus diperhatikan, seperti alur, setting, tokoh / karakter, dan lain sebagainya, namun janganlah menghabiskan waktu untuk menaruh perhatian penuh kepada satu bagian saja. Buatlah agar setiap bagian mendapatkan perhatian yang seimbang sehingga inti cerpen yang ditulis tidak akan kabur. Sebuah cerita yang baik adlah cerita yang mengikuti garis batas. Ingatlah untuk selalu fokus pada inti cerita meskipu terkadang tema yang kamu buat dapat diperlebar. Saat menulis cerpen selalu pikirkan untuk tidak memperlebar tema atau ceritamu akan berakhir seperti sebuah novel yang panjang atau sebuah cerita yang memiliki berbagai ide yang tidak fokus.

  • Tempo Waktu Cerita

Cerita pendek pada umumnya memiliki tempo waktu yang singkat dan tidak terlalu panjang seperti sebuah novel. Untuk mendapatkan tempo waktu yang singkat ini, pada saat kamu menulis sebuah cerpen, kamu dapat menulis tentang satu kejadian dalam kehidupan karakter ceritamu atau satu cerita yang terjadi / berlangsung selama sehari atau satu jam dan dialami oleh karakter tersebut. Tetap ingatlah bahwa meskipun cerpen memiliki tempo yang singkat, namun tema cerita haruslah tetap ada dan terlihat dalam ceritamu.

  • Setting Cerita

Dikarenakan cerpen memiliki keterbatasan kata – kata dan tempo cerita yang singkat, kamu haruslah berhati – hati pada saat membuat setting cerita. Pastikan bahwa setting cerita yang kamu buat dapat mendukung jalannya cerpenmu tersebut. Salah satu tips untuk mmebuat setting yang baik, terutama setting tempat, janganlah membuat setting tempat yang mudah ditebak oleh para pembaca. Sebagai contoh, kamu akan menulis cerpen romantis, maka janganlah kamu membuat setting ceritamu mudah ditebak, namun buatlah setting tempat yang mengindikasikan keromantisan karakter dalam ceritamu yang mungkin dialami oleh sebagain pembaca sehingga mereka akan terkenang dengan pengalaman pribadi mereka. Atau kamu juga dapat menggunakan pengalaman pribadi mu sehingga kamu akan lebih mudah untuk menggambarkan setting nya dan para pembaca akan lebih mudah memahaminya.

  • Penokohan

Sama halnya seperti dalam novel, cerpen pun memiliki penokohan. Dalam cerpen, sebaiknya kamu memilih satu sampai tiga tokoh utama saja. Hal ini dikarenakan jalan cerita akan kabur seandainya kamu menambahkan lebih banyak tokoh utama. Hal lain yang perlu diingat adalah untuk tidak menjelaskan secara detail latar belakang setiap karakter yang ada di ceritamu karena akan mengganggu jalan cerita dan membuat para pembaca bingung. Cukup jelaskan latar belakang beberapa tokoh yang kamu anggap penting dalam cerita tersebut.

  • Dialog

Keberadaan dialog dalam sebuah cerita merupakan salah satu hal yang sangat penting dan berfungsi sebagai bumbu dalam masakan. Dialog mampu membangkitkan selera pembaca karena dengan adanya dialog ini para pembaca dapat lebih mengetahui sifat atau emosi karakter yang ada dalam cerita sehingga karakter tersebut terasa lebih hidup. Namun ingatlah bahwa dialog yang kamu tulis haruslah sesuai dengan tema dan jalan cerita yang telah kamu buat.

Demikianlah tips menulis cerpen bagi para pemula. Tips – tips di atas perlu untuk diperhatikan sebelum kamu mulai menulis sebuah cerpen. Jangan lupa untuk terus berlatih agar tulisanmu semakin berkembang. Semoga bermanfaat!